Bacaan Niat Ganti Puasa Ramadan Lengkap dengan Artinya

Bacaan Niat Ganti Puasa Ramadan Lengkap bersama Artinya

Bulan suci Ramadan segera tiba. Pada bulan tersebut, umat Islam di seluruh dunia akan mobilisasi ibadah puasa. Semakin dekatnya bulan suci Ramadan, mengingatkan kepada banyak pihak yang tetap punyai utang puasa Ramadan tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, comite paralimpico colombiano kecuali seseorang meninggalkan puasa saat Ramadan bersama alasan apapun, maka diwajibkan mengganti puasa berikut di lain waktu. Hal ini biasa disebut dengan puasa qadha.

Puasa qadha dijalankan sebanyak batalnya puasa orang tersebut. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT di di dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 184.

Adapun niat puasa qadha yaitu Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ. Artinya, saya berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT. Niat tersebut dibaca pada malam hari sebelum melakukan puasa qadha.

Dalam Alquran dijelaskan, kalau tersedia 4 golongan yang diperbolehkan meninggalkan puasa Ramadan. Yakni orang sakit, orang dalam perjalanan jauh, lansia, dan perempuan hamil atau menyusui.

Dari 4 golongan tersebut, terkandung 3 golongan yang umumnya sukar laksanakan puasa qadha. Yaitu lansia, orang sakit, dan perempuan hamil dan menyusui. Terhadap mereka dibolehkan membayar fidyah untuk mengganti puasanya. Fidyah yakni berikan makan fakir miskin di sekitarnya.

Оставьте комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *